July 1, 2015

Elly Tranha

elly tranha foto

Adalah netizen Jepang yang menyebut gadis berparas cantik ini sebagai “gadis blasteran  yang hanya lahir sekali dalam kurun waktu 1.000 tahun”. Sekilas, sebutan itu memang terkesan berlebihan, namun memang begitu adanya yang sedang terjadi di dunia media sosial Negeri Matahari Terbit itu.

Sebenarnya, si cantik ini bukan wajah baru di dunia maya. Elly Tran Ha, demikian nama gadis kelahiran 6 Agustus 1987 ini.

Foto-foto gadis blasteran Vietnam dan Cina ini pernah ramai dibagikan dan jadi pusat pembicaraan di internet beberapa tahun lalu. Namun, netizen Jepang membuat namanya kembali mencuat.

Kecantikan Elly yang didapatkan dari perkawinan campur menjadikannya “eksotis” dan amat menarik di mata orang-orang Jepang. Konon, ada sebagian perempuan Jepang yang lebih tertarik pada lelaki asing. Tujuannya, mereka ingin mendapatkan bayi blasteran.

Elly memegang kewarganegaraan Amerika Serikat. Namun, dirinya lebih aktif berkarier sebagai model dan aktris di Vietnam, Cina, dan Korea.

Selain punya wajah manis, Elly juga dipuji karena pandai merawat tubuh indahnya. (Rocketnews)

elly tran ha

June 29, 2015

Ratna Sarumpaet

ratna sarumpet foto

Ratna Sarumpaet (lahir di Tarutung, Tapanuli Utara, 16 Juli 1949; umur 65 tahun) adalah seniman Indonesia yang banyak mengeluti dunia panggung teater, selain sebagai aktivis organisasi sosial dengan mendirikan Ratna Sarumpaet Crisis Centre. Ratna terkenal dengan pementasan monolog Marsinah Menggugat, yang banyak dicekal di sejumlah daerah pada era administrasi Orde baru.
ratna sarumpet
Ratna Sarumpaet dibesarkan di keluarga Batak Kristen yang aktif dalam politik. Dia adalah anak ke lima dari 9 bersaudara – 7 perempuan dan 2 laki-laki. Dia menjadi Islam setelah menikah dengan seorang pengusaha Arab-Indonesia, Achmad Fahmy Alhady. Dari pernikahannya dia melahirkan 4 anak, Mohammad Iqbal Alhady, Fathom Saulina, Ibrahim Alhady dan Atiqah Hasiholan serta dikaruniai 5 cucu laki-laki dari dua anaknya yang sudah menikah.
Sempat menempuh kuliah di Fakultas Teknik Arsitektur dan Fakultas Hukum UKI, Ratna memilih kesenian sebagai alat perjuangannya. Keberpihakannya pada orang-orang kecil dan marginal menjadi tema setiap karya yang dilahirkannya yang mengupas secara terbuka masalah-masalah kemanusiaan, kebenaran dan keadilan serta mempertanyakannya secara frontal ke hadapan pemerintah. Dalam lima belas tahun terakhir, di tengah kesibukannya sebagai aktivis HAM dan kemanusiaan, Ratna telah menghasilkan sembilan naskah drama, yang membuatnya dikenal dalam bidangnya. Seluruh naskah itu ditulis untuk memprotes adanya tindak ketidakadilan dalam pemerintahan yang cenderung menindas kaum kecil dan kelompok minoritas. Semua naskah diatas disutradarainya sendiri dan diproduksi / dipentaskan kelompok drama Satu Merah Panggung, yang didirikannya 1974.
Di era 90-an Ratna dikenal karena terlibat sebagai aktivis dalam kasus Marsinah dan membela penderitaan rakyat Aceh yang terjebak dalam perang antara TNI dan GAM. Hal ini menyebabkan timbulnya masalah antara dia dengan administrasi Orde Baru kala itu. Pada kampanye Pemilu 1997 menjelang jatuhnya administrasi Orde Baru, ia bersama kelompok teaternya bergabung dengan kampanye Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Dia sempat dikurung ketat oleh kepolisian di sepanjang jalan Warung Buncit, dimana Ratna dan kawan-kawan mengusung sebuah keranda bertuliskan “DEMOKRASI”. Karena hal ini Ratna dan kawan-kawannya sempat ditangkap dan diinterogasi selama 24 jam
Pada September 1997 Kepala Kepolisian RI menutup kasus pembunuhan Marsinah dengan alasan bahwa DNA Marsinah dalam penyelidikan telah terkontaminasi. Setelah penutupan kasus ini, Ratna menulis monolog “Marsinah Menggugat” dan mengusungnya dalam sebuah tur ke sebelas kota di Jawa dan Sumatera. Monolog ini dianggap sebagai karya provokatif, di setiap kota yang mereka datangi, Ratna dan timnya terus mendapat tekanan ketat dari pihak aparat pemerintahan kala itu. Di Surabaya, Bandung dan Bandar Lampung, pertunjukan ini bahkan dibubarkan secara represif oleh pasukan anti huru-hara. Dengan tingginya kontroversi Marsinah Menggugat, Ratna berhasil membuat kasus pembunuhan Marsinah mencuat. Sebaliknya, sejak itu rumah Ratna di Kampung Melayu Kecil sekaligus menjadi sanggar Satu Merah Panggung terus diawasi intel.

Like · Comment ·
Share

November 23, 2014

Kalender Fengshui 2015

1. jan 2015 2.Feb 2015 3.Feb 2015

October 12, 2014

Ruwatan – Kias – Membersihkan Diri

Ruwatan adalah ritual khusus dan bertujuan untuk membersihkan diri.

SEJARAH TRADISI RUWATAN

ruwatan 1

Ruwatan, sebagai salah satu warisan upacara tradisional Jawa sampai sekarang masih terlestarikan.

 

Terlestarikannya upacara ini oleh karena keberadaaannya memang dianggap masih bermanfaat bagi pelestarinya.

Lepas dari itu, menurut beberapa ahli Ruwatan semula berkembang di dalam suatu cerita Jawa kuno yang pada pokoknya memuat masalah penyucian.

 

Penyucian ini menyangkut pembebasan para dewa yang terkena kutukan atau tidak suci (diturunkan derajatnya) menjadi binatang, raksasa, manusia, dan sebagainya. Ruwatan ini dilakukan untuk membebaskan dewa-dewa bernoda itu agar menjadi dewa kembali.

 

 

Ruwat juga sering diartikan sebagai upaya untuk mengatasi atau menghindarkan sesuatu kesulitan (batin) yang mungkin akan diterima seseorang di dalam mengarungi kehidupannya.

 

Ruwatan biasanya selalu diikuti dengan pertunjukan wayang kulit yang mengambil lakon tertentu (misalnya Murwakala atau Sudamala). Munculnya Ruwatan juga disebabkan oleh adanya keyakinan bahwa manusia yang dianggap cacat keberadaannya (karena kelahirannya atau kesalahannya dalam berperilaku) perlu “ditempatkan” atau dikembalikan dalam tata kosmis yang benar agar perjalanan hidupnya menjadi lebih tenang, tenteram, sehat, sejahtera, dan bahagia.

 

Orang yang dianggap cacad karena kelahiran dan juga karena kesalahannya dalam bertindak dalam masyarakat Jawa disebut sebagai wong sukerta. Dalam keyakinan Jawa wong sukerta ini kalau tidak diruwat akan menjadi mangsa Batara Kala.sumber: http://ruwatan-ruwatan.blogspot.com/

October 10, 2014

GSW- Giant Sea Wall

gsw 4gsw1

GSW ( Giant Sea Wall) sekarang lagi jadi perdebatan yang panjang, jika kita pandang dari sisi fengshui bagus ngak jadi GSW buat jakarta.

Terlihat di gambar 3- kondisi kota jakarta yang sebagian besar sudah berada dibawah permukaan laut. Dengan Rob- air laut yang masuk ke Jakarta, maka akan membuat banjir di jakarta semakin parah.
gsw 5