March 8, 2014

klasik fengshui VS New age fengshui

klasik fengshui VS New age fengshui

Fengshui adalah pelajaran geografi dari negeri cina, pelajaran geografi ini meliputi semua yang ada di muka bumi ini sehingga di sebut dengan fengshui klasik , umumnya fengshui klasik selalu menilai kondisi alam lingkungan di sekitar kita. Sehingga ada pepatah yang sangat terkenal sekali berdasarkan fengshui klasik yaitu : Duduk bersandar gunung, memandang lautan dilindungi oleh 4 binatang langit. Continue reading

March 6, 2014

Pengenalan FengShui

PENGENALAN Fengshui

Feng Shui adalah ilmu kebijakan kuno yang mempelajari harmoni dengan alam, dilandasi keseimbangan dan keselarasan atau Yin Yang. Mewakili pengertian tentang hidup harmonis dengan alam berkaitan dengan tata letak bangunan. Dengan kata lain Feng Shui adalah ilmu arsitektur Cina kuno.

Feng Shui berasal dari dua kata bahasa Mandarin, Feng = Angin dan Shui = Air, dengan kata lain Feng Shui adalah seni yang memanfaatkan Angin dan Air, mencakup perpaduan rumit antara seni, filosofi Cina kuno dan bermacam-macam ilmu.

Sistem ilmu Feng Shui berkaitan erat dengan filsafat Taoisme, tapi prinsip dan penerapan praktisnya bersifat universal, bisa digunakan semua orang di dunia.

Keberadaan Angin yang bergerak disimbolkan sebagai Yang/positif dan Air di bumi sebagai simbol Yin/negatif. Simbol Yang dan Yin adalah simbol energi kebutuhan dasar dari kehidupan alam semesta yang secara dinamis bergerak mengikuti kodrat hukum alam semesta.

Dalam keadaan seimbang dan selaras pergerakan Yin Yang menghasilkan pertumbuhan kehidupan. Sebaliknya bila tidak seimbang, energi tersebut menciptakan bencana.

Pada awalnya Feng Shui digunakan untuk menentukan arah dan letak bangunan makam atau kuburan (Yin-Chai) sebab budaya Cina menganut konsep “Jing Tian Zun Zu” atau “Menyembah Tuhan dan Menghormati Leluhur”, konsep yang mengajarkan orang untuk selalu mengingat jasa orang tua sebagai wakil Tuhan yang membuat dirinya ada di dunia.

Namun berkembang seiring waktu hingga digunakan juga untuk menghitung letak rumah tinggal orang yang masih hidup (Yang-Chai) tapi perhitungan yang digunakan tetap sama walaupun tujuannya berbeda. Fokus perhatian Feng Shui mulanya ditekankan pada bentuk pegunungan dan arah aliran air, kemudian para ahli menyadari nasib manusia dapat diperbaiki jika terdapat keseimbangan yang benar antara Qi  lingkungan dan Qi manusia.

Feng Shui juga mengungkapkan tentang energi Qi, yaitu tenaga yang beredar dan bergerak dalam alam semesta, ada di mana-mana, dalam tubuh mahluk hidup maupun benda mati, tak terlihat tapi selalu bergetar dan bergerak.

Feng Shui bukan ilmu yang kebetulan tercipta, namun melalui penelitian dalam waktu yang panjang, diselidiki, dipelajari kemudian dirumuskan, dijelaskan dan dipraktekkan.

Disiplin pengetahuan dalam Feng Shui juga ada kesamaan dengan ilmu arsitektur modern seperti:

  • Konsep merancang tata letak bangunan berdasarkan faktor ekologi.
  • Konsep merancang organisasi tata ruang serta faktor dekorasi yang terkait.
  • Konsep kenyamanan bagi penghuni yang bisa dirancang dari sisi desain untuk keindahan, mobilitas dan fungsional.

Hal yang membedakan Feng Shui dengan ilmu arsitektur adalah “kenyamanan”, yaitu tata nilai yang bersifat keberuntungan pada subyek penghuni bila menempati bangunan. Nilai keberuntungan yang dimaksud antara lain”

  • Keberuntungan jiwa karena menemukan kesejahteraan.
  • Keberuntungan batin karena merasa bahagia dan damai.
  • Keberuntungan fisik karena tumbuh dalam kesehatan yang baik menyebabkan penghuni dapat berkarier dengan lancar.

Untuk menghasilkan nilai keberuntungan dalam Feng Shui seperti syarat di atas, yang pertama kali harus dilakukan adalah memperhitungkan faktor hubungan antara bangunan dan keadaan lingkungan, lalu hubungan obyek bangunan dan subyek penghuni. Ketiga faktor tersebut, yaitu lingkungan, bangunan dan manusia, memiliki  hubungan interaktif dan saling mempengaruhi satu sama lain. Hubungan ini menghasilkan pengaruh sebab-akibat.

Ilmu Feng Shui merupakan gabungan beberapa disiplin ilmu modern, antara lain:

1. ARSITEK, bagian dari seni dan ilmu merancang bangunan dan organisasi ruang yang memperhatikan nilai keindahan dan fungsional untuk kenyamanan fisik dan batin.

2. GEOLOGI, untuk menilai struktur dan sifat tanah, juga membahas ketinggian dan keberadaan gunung dan bukit, curamnya lembah dan jurang, keberadaan sungai, danau, laut dan lan sebagainya.

3.MATEMATIKA, untuk melakukan perhitungan berdasarkan faktor sebab-akibat saat analisis dilakukan.

4. FISIKA, untuk menjabarkan pengaruh gaya medan magnet dan kandungan zat sebagai bentuk energi yang sinergi dari lokasi lingkungan dan bangunan, analisisnya meliputi pergerakan angin, air dan cahaya matahari. Dalam penjabaran Feng Shui digunakan Lou Pan atau Kompas Feng Shui untuk mendeteksi arah dan gaya medan magnet.

5. ASTROLOGI, dalam Feng Shui, astrologi 12 lambang shio tidak untuk meramal nasib tapi untuk mengetahui unsur dan elemen kelahiran serta sebagai parameter bioritme.

6. FILSAFAT, analisa logis tentang prinsip-prinsip yang mendasari pengetahuan atau pemikiran dari sifat alam semesta. Contoh: penjabaran konsep Naga Hijau dan Macan Putih atau disebut juga Qing Lung Bai Hu. Lambang hewan langit tersebut untuk menggambarkan sifat dan gaya medan magnetic yang tak kasat mata

7. SENI DAN BUDAYA, hasil kegiatan akal budi dan seni yang digunakan untuk kesejahteraan hidup manusia. Penjabaran Feng Shui sarat dengan nuansa etnis Cina karena asal mula pengetahuan ini memang dari budaya etnis Cina purba tapi bersifat universal.

March 6, 2014

Fengshui jalan sudirman – Jakarta

Fengshui jalan sudirman – Jakarta

Minggu lalu, saya menemani seorang ahli feng shui dari Hong Kong .
Ketika jalan-jalan keliling kota , ia yang kebetulan pula sobat karib Mpu Peniti sempat memperlihatkan muka yang sangat kagum.

Namun terkadang juga muka yang sangat murung. Tentu saja saya bingung melihatnya. Kebetulan ketika kami berhenti keliling, sembari minum kopi, mendongenglah sang ahli feng shui itu.

Menurut dia, siapa pun yang mendesain Jalan Sudirman dan Thamrin sangat mengerti ilmu feng shui. Dan ia sangat kagum. Jalan Sudirman dan Thamrin, menurut dia, adalah sebuah naga besar.

Kepalanya menghadap selatan. Yaitu arah mata angin yang paling dinamis. Sedangkan ekor menghadap utara.

Kepala sang naga, menurut dia, ada di bundaran Ratu Plaza , juga yang ditandai oleh patung orang mengusung api. Ini pintu api dalam feng shui.

Ekor sang naga berada di bundaran air mancur di depan Gedung Bank Indonesia . Dan air mancur ini menandai gerbang air.

Agar sang naga bebas bergerak, sengaja di sepanjang Jalan Sudirman dan Thamrin dibuat empat putaran: di Ratu Plaza, Semanggi, di depan Hotel Indonesia, dan putaran di depan Gedung Bank Indonesia .

Empat putaran inilah yang menjamin sang naga bisa bergerak sangat dinamis. Sehingga peredaran energi bisa berjalan dengan sempurna, menciptakan sebuah situasi yang harmonis. Uniknya, sang naga didesain menghadap selatan, dengan memperhatikan situasi lanskap kota Jakarta .

Jalan Sudirman dan Thamrin sendiri memiliki lanskap peruntungan yang mirip dengan istana kaisar Cina di Beijing, yang terkenal dengan sebutan The Forbidden City.

Yaitu sungai di depan dan gunung di belakang. Di antara perbatasan Jalan Thamrin dan Sudirman juga dibelah oleh sebuah sungai. Konon, zaman dahulu, di daerah selatan, Kebayoran Baru dan sekitarnya, ada sebuah bukit kecil. Tak mengherankan, hingga sekarang pun masih tersisa Kelurahan Gunung di Kebayoran Baru.

Ekor sang naga konon juga ditandai dua simbol penting. Yaitu simbol harta karun atau kemakmuran.

Di satu sisi ada Monas dan di sisi lain ada Bank Indonesia . Entah ini disengaja atau tidak, tapi memang rupanya Jalan Sudirman-Thamrin memiliki energi feng shui sangat positif.

Menurut teman Mpu Peniti itu, jarang sekali ada jalan utama bisnis di sebuah kota didesain sangat sensitif menurut kaidah feng shui.

Sayang, menurut sang pakar feng shui itu, energi yang sangat positif ini kemudian dirusak dengan pembangunan yang tumpang tindih. Entah kenapa, dibangun sebuah patung Arjuna dengan sejumlah kuda, pas di ekor sang naga, yaitu di depan Gedung Indosat. Ini energi negatif. Sebab posisi Arjuna menghadap sang ekor naga dan tampak memanah ke arah ekor itu.

Kini ekor naga terpanah sehingga tidak lagi bebas bergerak. Tak mengherankan apabila rupiah tidak mau stabil-stabil. Begitu analisis sang pakar feng shui. Energi negatif lain, ketika patung Arjuna itu direnovasi belum lama ini, beberapa patung kuda direnovasi dengan gaya transparan. Munculnya “kuda-kuda setan” yang agresif dan berbahaya ini sangat mengganggu keharmonisan energi sang naga.

Hal lain yang juga mengkhawatirkan adalah bangunan-bangunan baru yang didirikan tanpa memperhatikan keserasian lingkungan. Kebanyakan bangunan baru ini semata-mata dibangun dengan keserakahan luar biasa, tanpa memperhatikan gedung-gedung lama yang telah berdiri sehingga perpaduannya menjadi rancu.

Pergerakan sang naga pun menjadi terganggu. Yang bikin saya ketawa, konon busway itu juga energi yang jelek, karena membuat gerakan sang naga menjadi sangat agresif dan liar.

Sang naga tak lagi bergerak meliuk-liuk dengan elegan. Akibatnya, bumi menjadi tidak stabil. Tak mengherankan pula apabila malapetaka dan bencana alam terus-menerus melanda Indonesia .

Anda, tentu saja, saya larang keras mempercayai begitu saja analisis pakar feng shui itu. Tapi analisisnya mungkin menyiratkan sebuah pendalaman yang lain.

Bahwa kita harus mahir membaca tanda-tanda alam. Peka terhadap lingkungan di sekitar kita. Jangan pernah membiarkan keserakahan menguasai diri kita.

Kafi Kurnia

March 6, 2014

ASAL USUL FENG SHUI

ASAL USUL FENG SHUI

ASAL USUL FENG SHUI

Feng Shui adalah ilmu arsitektur yang berasal dari budaya Cina purba dan telah dikembangkan sejak 4700 tahun lalu. Asal mula Feng shui ini ditulis berdasarkan tahun periode kekaisaran Huang Di (Kaisar Kuning, abad 27 SM) saat kaisar pertama berkuasa di lembah Sungai Kuning ini mulai mengembangkan budaya Cina purba.

Pada masa ini juga ditemuka ilmu astronomi untuk dijadikan rumusan kalender yang berguna membantu petani bercocok tanam. Ada yang menghitung rumusan kalender ini berdasarkan penemua Ba Gua atau disebut juga Delapan Trigram oleh Fu Xi dengan rentang waktu sekitar 2953 tahun.

Dalam masa kekuasaan kaisar Wen Wang dari Dinasti Zhou, ilmu astronomi purba ini dikembangkan menjadi bermacam-macam ilmu pengetahuan seperti astrologi, Feng Shui, seni, pengobatan dan lain-lain. Semua pengetahuan tersebut terus diteliti, dikembangkan dan diperbarui tanpa henti dari generasi ke generasi selama ribuan tahun, sehingga berbagai kebudayaan tersebut berkembang menjadi ilmu pengetahuan yang bertahan sampai sekarang.

Perkembangan ilmu Feng Shui melalui proses penelitian dan pengembangan yang panjang, dari waktu ke waktu sampai menjelang runtuhnya Dinasti Han tahun 220 M. Pada masa ini rumusan Wu Hsing atau Lima Unsur dalam konsep Feng Shui ditemukan dan dikembangkan secara luas untuk berbagai pengetahuan dan seni.

Pada jaman dinasti Tang (604-800) , ilmuwan bernama Yang Yun-sung dari Propinsi Kuang-hsi mendapat ilham untuk pertama kali menghimpun pemahaman sistematis tentang Feng Shui aliran Bentuk yang sebagian besar prinsipnya didasarkan pada pengaruh bentuk lanskap dan arah aliran air.

Seabad kemudian setelah Yang Yun-sung menghimpun risalahnya, para ilmuwan Feng Shui wilayah Cina bagian utara mengkritik teori Feng Shui aliran Bentuk terlalu subyektif. Kemudian banyak ilmuwan Feng Shui yang menuntut agar matematika ikut dijadikan dasar perhitungan dan formula yang ada diperluas, dilengkapi dengan diagram skematis – teori yang memperhitungkan arah mata angin, faktor astronomi dan implikasi penanggalan. Perkembangan Feng Shui berikut ini dikenal sebagai teori aliran Mata Angin atau Feng Shui Kompas.

Penganut aliran Kompas menegaskan bahwa arah tertentu pada saat-saat tertentu dan peristiwa tertentu mempunyai pengaruh lebih menguntungkan atau kurang menguntungkan. Contoh: arah selatan secara tradisional dikaitkan dengan musim panas dan unsur api. Namun apakah menguntungkan atau merugikan, membangun rumah menghadap selatan lebih banyak tergantung pada tujuan apa rumah tersebut dibangun.

Pada masa Confucius (551 – 479 SM), untuk menentukan lokasi dan arah bangunan yang akan dihuni Kaisar pada masa tertentu sepanjang tahun, sebelumnya diadakan upacara keagamaan lebih dulu agar segala tindakan Kaisar selaras dengan pergerakan langit. Beberapa abad kemudian ketika Cina mulai mengembangkan kekaisaran, ibukota-ibukotanya diselaraskan dengan arah mata angin sehingga kemudian menjadi model yang dikenal sebagai Great Plan, dimana Langit dan Bumi menjadi harmonis. Di tengah-tengah kota yang dianggap sebagai jantung alam semesta, didirikan istana Kaisar, menghadap arah selatan yang dianggap paling menguntungkan dibanding arah lain.

Namun kedua aliran Feng Shui masih mencerminkan tradisi nenek moyang seperti yang ditunjukkan dalam buku-buku klasik, terutama kisah-kisah tentang para peramal dan mistik yang diakui sebagai “Sejarah Resmi” dinasti-dinasti awal, sampai abad ke 9 atau 10 M tidak ada satupun metode rinci tentang Feng Shui yang diakui secara resmi.

Bentuk bukit seputar lokasi yang dianggap ideal bentuknya dikenal sebagai “Naga” dan “Macan” dan jika kedua bukit ini bentuknya harmonis, Feng Shuinya secara tradisional diyakini bisa menciptakan kedamaian dan kemakmuran.

March 6, 2014

FENG SHUI BUKAN MISTIK ATAU AGAMA

FENG SHUI BUKAN MISTIK ATAU AGAMA

Untuk memahami dan mengerti ilmu Feng Shui dengan benar butuh waktu dan ketekunan yang panjang, belum termasuk waktu yang digunakan untuk mempraktekkan semua metode yang sebelumnya sudah dihafalkan. Ilmu Feng Shui cukup rumit, implikasinya sangat variabel sehingga tidak semua orang yang mempelajari bisa menguasai dan mengerti dengan jelas semua kaidah dan tujuannya.

Selain itu pendidikan formal Feng Shui untuk menciptakan ahli yang professional di Indonesia belum ada. Akibatnya masing-masing praktisi Feng Shui berjalan sendiri-sendiri mengikuti selera dan keyakinan individual wlau hanya bermodalkan pengalaman bukan kemampuan.

Ketika penjabaran Feng Shui hanya mengutamakan jalur budaya dan pengalaman, tanpa pemahaman mendalam tentang teori dan konsep yang sebenarnya, pasar Feng Shui sering diwarnai nuansa mistis oleh kalangan tertentu yang mengatasnamakan dirinya sebagai pakar Feng Shui. Padahal kebanyakan mereka adalah paranormal yang hanya paham sedikit tentang teori dasar ilmu Feng Shui. Itu sebabnya pembenahan yang dilakukan juga bernuansa takhayul dan mistik seperti pemasangan jimat tertentu di atas pintu masuk dan sebagainya, ini bukan bagian dari ilmu Feng Shui.

Orang yang keliru memilih peramal sebagai ahli Feng Shui sama dengan pasien datang ke dokter yang bukan berhubungan dengan penyakitnya. Kesalahan ada pada pihak pemilih bukan pada ahli Feng Shui. Bila kita belum tahu dan mempelajari Feng Shui secara dalam dan benar, akan sangat bijaksana kalau kita tidak usah memvonis atau mengatakan bahwa Feng Shui sama dengan ilmu ramal atau mistik yang menyesatkan. Memutuskan suatu perkara dengan hanya mengandalkan informasi atau pengetahuan yang sedikit akan sangat rentan dengan kesalahan dan menjerumuskan diri sendiri dalam kebodohan yang panjang dan fatal.

Tanpa bermaksud menutupi atau menghindar dari realita pasar Feng Shui yang ada saat ini, memang sebagian besar pelaku pasarnya adalah paranormal atau sering dipanggil “suhu”. Ini cukup dilematis sebab dalam kebutuhan pasar memang ada yang menginginkan model seperti itu. Kita juga tidak bisa melarang seorang paranormal membuka praktek Feng Shui karena itu adalah hak pribadi dan hak orang-orang yang mempercayainya.

Kita tidak bisa memprotes boleh atau tidaknya seseorang mencampurbaurkan faktor logika dengan metafisika. Kita tidak bisa melarang keyakinan seseorang untuk mempercayai sesuatu yang menurut kita salah atau benar. Dengan membiarkan tiap perbedaan ada, waktu yang akan menyeleksi dan membuat kemajuan berpikir manusia dapat dihasilkan.

Feng Shui bukan ilmu mistik

Feng Shui tidak ada sangkut pautnya dengan mistik. Ilmu Feng Shui disarikan dari kearifan budaya masa lalu yang mengajarkan pemahaman tentang hidup dalam keselarasan sistem hayati bersama lingkungannya. Pengertian mistik Feng Shui adalah ungkapan ketidaktahuan atau keheranan seseorang atas hasil kerja Feng Shui yang menakjubkan serta dianggap dapat mendatangkan keajaiban dalam kehidupan. Analisa Feng Shui adalah hitungan matematika tentang hubungan sebab akibat dari sebuah kondisi yang terjadi. Jadi ada teori dan rumusan yang dapat dianalisa melalui hitungan setiap orang yang mempelajarinya. Ini bisa dibuktikan dan dibedakan dari beberapa contoh yang membahas faktor sebab akibat dari hubungan tiga faktor, yaitu lingkungan, bangunan dan penghuni.

  • Rumah yang dibangun di tanah yang rendah nilai Feng Shuinya buruk. Alasannya  karena mudah terkena banjir. Ini dari faktor lingkungan.
  • Rumah yang pintu dan jendelanya tertutup juga buruk bagi kesehatan, karena sirkulasi udara jadi tidak lancar, hawa pengap dan tidak sehat bagi penghuni. Ini dari faktor bangunan.
  • Jika rumah di bangun di bawah tiang listrik bertegangan tinggi, medan listrik dan magnetik sangat tinggi dan tidak seimbang bagi penghuni sehingga membuat tidak sehat penghuni rumahnya. Ini dari faktor penghuni.

Dengan kondisi seperti contoh di atas dan tidak adanya faktor positif sebagai pendukung yang menguntungkan, secara matematis nilai Feng Shui yang dihasilkan akan negatif. Maka secara otomatis seorang ahli Feng Shui tidak akan merekomendasikan rumah tersebut untuk dibangun atau dimiliki.

Namun bila rumah tersebut tetap harus ditempati, pembenahan harus dilakukan terhadap masing-masing faktor dari obyek yang salah, seperti:

  • Permukaan tanah harus ditinggikan agar posisi lebih tinggi dari jalan raya agar bahaya banjir bisa dihindari.
  • Membuka pintu dan jendela tiap pagi agar udara segar mengalir masuk dan menggantikan udara kotor sehingga penghuni lebih segar dan sehat.
  • Tiang listrik tegangan tinggi kalau bisa dipindahkan atau dihilangkan, kalau tidak mungkin maka penghuni yang harus pindah dari daerah listrik bertegangan tinggi itu.

Contoh di atas adalah cara ahli Feng Shui menganalisa obyek hitungan. Ini membuktikan Feng Shui adalah ilmu pengetahuan yang bernuansa kearifan budaya masa lalu, bukan takhayul. Pembenahan terhadap obyek yang salah tidak bisa dilakukan degnan menggunakan kertas jimat dan pemasangan barang keramat lain yang bernuansa mistik atau mengharapkan keajaiban dapat menyelesaikan kesalahan. Jadi obyek alam atau bangunan yang salah akan berakibat dampak yang tidak selaras. Karena itu harus diselaraskan dengan melakukan pembetulan yang mengikuti aturan alam, tidak diselesaikan dengan ritual mistik atau takhayul.

 

Feng Shui dan agama

Sebagian orang atau golongan sampai saat ini merasa alerfi saat harus mendengar kata “Feng Shui” sebab menurut mereka ilmu Feng Shui identik dengan ilmu klenik yang dilarang agama. Pikiran mereka mengatakan kalau tidak hati-hati bisa berarti menduakan Tuhan. Hal tersebut terbentuk oleh beberapa sebab, antara lain:

  • Panik oleh fenomena pasar, lalu mencari alasan berdasarkan pandangan sepihak untuk membenarkan hipotesa yang sebenarnya tidak diketahuinya secara akurat dan benar. Karena itu lebih bijaksana bila kita mau mempelajari dan menyelidiki kebenaran suatu hal yang dimaksud dengan metode yang sebenarnya sebelum membuat keputusan, menghakimi dan menyebut hal tersebut sebagai salah atau jelek.
  • Ada juga yang mempelajari hal tersebut namun hanya dari satu sumber atau satu sudut pandang. Sumber atau sudut pandang itu mungkin berasal dari orang yang mengaku ahli tapi sebenarnya tidak betul-betul paham dan menguasai hal tersebut. Jadi lebih baik kalau kita mempelajari dari berbagai sumber dan banyak sudut pandang, terutama dari orang yang benar-benar ahli dan dapat dipercaya.

Untuk menilai kualitas suatu produk, lakukan penelitian mendalam dan jangan terpengaruh iklan atau promosi yang belum tentu benar. Tujuannya agar kita berpikir lebih cerdik dan bijak dalam menentukan sikap agar tidak terjebak dalam langkah yang sengaja dibuat oknum tertentu untuk menyejajarkan ilmu Feng Shui dengan sebentuk kepercayaan.

Pengetahuan Feng Shui memang bernuansa kebudayaan tapi ilmu Feng Shui yang dicampur dengan kepercayaan keagamaan sebenarnya kurang tepat. Feng Shui adalah ilmu pengetahuan yang disarikan dari pengalaman tentang hubungan ekologi manusia dan alam. Feng Shui hanya mengenal teori, memakai rumusan, tidak memiliki ajaran dan tidak memiliki kitab suci.

Praktek Feng Shui yang dibalut nuansa mistik memang sulit diterjemahkan dengan logika, dalam hal ini yang bicara adalah faktor pecaya, rasa mantap dan keyakinan dalam hubungan komunitas pribadi dengan seseorang yang dianggap bisa memberi solusi. Kita tak bisa mengatakan suatu hal benar atau salah bila ada orang yang mengikuti petunjuk “orang pintar” yang dipercayainya. Itu adalah hak pribadi seseorang untuk menentukan keyakinannya dan kita tidak perlu menghakimi melalui pandangan dan kebenaran dalam subyektivitas pikiran kita sebab belum tentu kita juga sepenuhnya benar.

Karena itu sebaiknya kita tidak buru-buru menuduh atau mengambil kesimpulan terhadap suatu hal. Lebih bijaksana membiarkan waktu yang menentukan karena hipotesa mistik pada dasarnya sulit dibuktikan dalam kesinambungan yang panjang. Ini juga menyebabkan nilai akurasi sebuah ramalan tidak konstan atau cocok untuk seterusnya. Apa yang menurut kita benar dan sesuai dengan pandangan kita belum tentu sama bagi orang lain atau pada waktu dan jaman yang berbeda. Kalau perbedaan pandangan tersebut terus dipertajam, dikhawatirkan akar kebencianlah yang akan muncul.

Perbedaan persepsi sering terjadi karena budaya sebagai akar pengetahuan dan agama sebagai kepercayaan batin terkontaminasi dalam kondisi dan waktu yang tidak tepat. Bila tidak dicermati dengan bijaksana dikhawatirkan akan timbul letupan emosi dalam perbedaan serta pertentangan tajam tanpa akhir yang disebabkan hanya oleh egoisme yang mengatasnamakan kesucian semu.

Kalau kita bisa bersikap tenang, nilai obyektivitas dalam menganalisis suatu masalah akan muncul. Dengan demikian kita akan mampu mengetahui dan membedakan secara jelas antara:

  • Feng Shui sebagai faktor obyek ilmu pengetahuan dengan akar kebudayaan masa lalu. Perbedaan ini memberi kesadaran pada manusia bahwa penting menjaga keharmonisan hidup antara ekosistem alam dengan manusia.
  • Ahli Feng Shui sebagai faktor subyek, jadi baik atau buruknya ilmu pengetahuan dan agama, tidak bisa diukur dari kelakuan seseorang.

Maksud penjelasan di atas adalah agar kita bisa berpikir lebih bijak, cerdik dan cermat saat membedakan faktor obyek dan subyek, lalu mempertimbangkan dan memutuskan mana yang baik dan buruk, benar dan salah. Sehingga semuanya tampak lebih jelas dan kita tidak terjebak mengikuti emosi dengan menyatakan ilmu Feng Shui sebagai ilmu mistik yang sesat.

Feng Shui adalah sebatas alat pengetahuan saja, sedangkan faktor manusia sebagai subyek pelaku memiliki selera bergantung pada perangai yang dimiliki. Karena itu sebelum menggunakannya, kita harus cermat menelitinya apakah cocok dan mengikuti selera pikiran kita atau tidak. Keyakinan dan kecerdikan kita yang lebih menentukan.

Ulasan tadi jelas menyatakan Feng Shui adalah ilmu pengetahuan tentang arsitektur dari sari budaya Cina purba. Cara penjelasannya memang sarat dengan nuansa budaya Cina tapi pengetahuannya dapat dipelajari semua orang yang berminat menekuninya melalui rumusan yang telah dikonsepkan. Syaratnya kita harus lebih dulu membuka diri tentang pemahaman filosofs budaya timur purba agar bisa menerjemahkan berbagai rumusan secara bijak.

Pengetahuan Feng shui mengikuti literatur budaya sebagai bahan pengantar atau rumusan untuk menghitung, dan bukan suatu ajaran tentang kepercayaan atau agama. Feng Shui tidak mengenal nabi sebagai utusan Tuhan, tidak memiliki kitab suci utnuk tuntuan hidup dan tidak menjanjikan surga atau neraka. Dalam Feng Shui yang ada adalah pelajaran bagaimana manusia mencari keselarasan hidup di bumi dengan benar dan baik, dengan harapan terjadi hubungan timbal balik yang selaras dan menghasilkan nilai bermanfaat bagi manusia dan mahluk hidup lainnya.

Perbedaan Feng Shui dengan fenomena takhayul atau mistik antara lain:

  • Perhitungan Feng Shui tidak menganjurkan persembahan sesaji untuk para arwah atau dewa. Kebiasaan melakukan upacara saat membangun rumah biasanya merupakan ungkapan doa syukur pada Tuhan mengikuti adat atau budaya setempat.
  • Tidak menganjurkan persembahan kurban binatang atau tumbal untuk tujuan dan maksud tertentu.
  • Tidak menggunakan penangkal atau jimat yang bersifat takhayul, baik untuk mengusir setan atau mendatangkan dewa.
  • Tidak menjanjikan bentuk kekayaan dan kesuksesan materi, tapi keselarasan dalam perhitungan yang secara otomatis akan menghasilkan nilai kesehatan dan kesejahteraan batin yang lebih baik.
March 5, 2014

5 Chinesse Art – San Yi Bu Xiang Shu

5 Chinesse Art – San Yi Bu Xiang Shu

By Gunadi Wwidjaja on Tuesday, June 14, 2011 at 1:01am

5 Chinesse Art – San Yi Bu Xiang Shu

 

 

 

 

 

San Yi Bu Xiang Shu/Ming yang merupakan ilmu metafisika dari cina, sampai saat ini tetap begitu banyak penggemar dan banyak yang ingin mempelajarinya. Sekarang ini semakin populer, dari meditasi sampai akunpuntur, dari arsitek sampai fengshui, dari I ching sampai Komputer, semua adalah bagian dari SAN YI BU XIANG SHU.

 

SAN YI BU XIANG SHU/Ming juga dikenal dengan sebutan 5 chinesse arts.

 

1.SAN artinya adalah gunung.

 

Yang melambangkan sesuatu yang kokoh dan diam. Ilmu –ilmu yang terkandung dalam SAN ini adalah : Agama, Meditasi, Prana, reiki ,intuisi, martial art , Tao dll yang mungkin untuk jaman sekarang ini agak berbau mistik, padahal bukan.

 

2. YI artinya pengobatan

 

Semua yang mengandung arti kata pengobatan, tergabung dalam kriteria ini, seperti akupuntur, pengobatan dengan herbal, daun daunan termasuk ilmu kedokteran barat. Semuanya di kategorikan dalam Yi

 

3.BU artinya peramalan atau divination

 

Mengetahui sesuatu yang belum terjadi dengan mencoba untuk meramalkan atau memprediksi yang bakal terjadi. Didalam pengkategorian peramalan ini ada metode yang bertolak belakang yaitu satu yang tanpa mempunyai dasar , satunya lagi dengan mempunyai dasar hitungan.

 

A. Yang tanpa mempunyai dasar hitungan , contohnya adalah

 

– orang yang mempunyai indera ke -6 yang mampu meramalkan sesuatu , tanpa ada sedikitpun data yang diberikan kepada orang tsb.

 

– Yang mendapatkan firasat atau mimpi atau penampakan orang suci dan lain sebagainya.

 

– Orang yang memang sudah mempunyai bakat dari lahir, atau sekarang ini dikenal dengan sebutan anak indigo

 

 

B. Meramal dengan menggunakan dasar hitungan , contohnya adalah:

 

– Jiam Shi di kelenteng , mengharapkan bantuan dewa, kemudian para dewa memberikan jawaban dalam bentuk syair kepada penanya yang harus diterjemahkan oleh beberapa orang yang mengerti tentang syair tersebut.

 

– Mempergunakan ilmu I ching, dengan bertanya kepada jiwa kita sendiri, untuk mendapatkan jawaban dari yang kita butuhkan.

 

– Imu I ching ini sudah terpecah menjadi beberapa bagian atau terpecah menjadi beberapa metode, seperti Mei Hua Yi Shu, Xin Yi, Jin Kou Jie ( mulut emas ) dan lain sebagainya, dimana semua ilmu ini masih tetap menggunakan dasar hitungan langit dan bumi, peramalan mereka masih bergantung kepada 10 batang langit dan 12 cabang bumi.

 

4. XIANG atau membaca Permukaan

 

Yang di maksud dalam xiang adalah ilmu yang membaca permukaan , apa yang timbul di permukaan sebuah tempat, contoh contoh ilmu xiang ini adalah :

 

– Mian Xiang – pembacaan raut muka

– Shou Xiang – Palmistry – pembacaan garis garis telapak tangan

– Body language – melihat bentuk postur tubuh dan lain sebagainya

 

– Fengshui – Melihat permukaan atau kulit bumi dengan segala aturannya

 

 

Begitu banyak dan populernya aliran ilmu fengshui ini , sehingga sehingga Fengshui jauh lebih terkenal dari pada cabang cabang ilmu yang lainnya. Sehingga apapun yang berkaitan dengan ilmu metafisika selalu di sebut dengan Fengshui, keadaan salah kaprah yang memberikan hasil yang sangat positif, sehingga ilmu klenik dan mistikpun dikaitkan dengan Fengshui ini.

 

 

5. SHU/Ming atau magical calculation – perhitungan ajaib

 

Menggunakan semua rumus yang berdasarkan 10 batang langit dan 12 cabang bumi . digunakan juga untuk meramal atau memprediksi yang akan terjadi, tapi menggunakan perhitungan tanpa melibatkan perasaan atau kesensitifan perasaan seperti dalam BU . semuanya murni mempergunakan perhitungan. Contoh dari dari Shu ini adalah sebagai berikut :

 

– Zi Ping Ba zi metode , berdasarkan data data kelahiran seseorang untuk melihat keberuntungan seseorang berdasarkan perhitungan pergerakan benda benda di langit, sehingga bisa menghitung berdasarkan keberuntungan seseorang sejak dia lahir sampai berusia 100 tahun sekalipun

.

– Zi Wei Dou Shu, juga berdasarkan data kelahiran seseorang untuk melihat keberuntundan seseorang, berdasarkan perhitungan benda benda di langit.

 

– TongShu – kitab primbon cina untuk melihat hari baik dan hari buruk serta apa yang boleh dan tidak boleh dikerjakan pada hari tsb.

 

– Qi Men Dun Jia

– Da Liu Ren

– Dan masih banyak ilmu ilmu metafisika yang lainnya.

 

 

Itulah semua yang disebut dengan ilmu metafisika cina, dimana untuk menguasai semuanya membutuhkan waktu dan pengorbanan yang sangat besar, sehingga ilmu ilmu metafisika cina tersebut banyak yang menyebut sebagai seni, juga ada yang menyebutnya dengan ilmu pengetahuan pun juga karena keakuratannya banyak juga yang menyebutnya mistik atau klenik .

 

tapi Apapun sebutannya menguasai dan menyelami semuanya adalah hal yang terpenting buat kemanusiaan,. Dan juga karena di sebut seni, sehingga tidak ada aturan baku yang mengkhususkan seseorang untuk mengikuti aturan yang ada, setiap orang sesudah mempelajari dan mendalami seni metafisika cina, akan bisa lahir lagi dengan pemahaman yang baru sesuai dengan suasana bathin dan lingkungannya belajar.

 

So, Fengshui hanyalah part of dari 5 chinese arts ini yang mempelajarinya juga harus mengerti dari semuanya dan sekarang ini semuanya di sebut sebagai Fengshui,

 

regards

March 5, 2014

“know your self – know your enemy – Sun Tzu

“Know yourself, know the enemy

By Gunadi Wwidjaja on Tuesday, June 14, 2011 at 1:09am

melalui kitabnya Art of War, ahli perang Sun Tzu mengusulkan, “Know yourself, know the enemy!” Pahami diri dan pahami musuh. Jadi, bukan ujug-ujug perang. Nah, kalau usulan ini betul-betul diterapkan sebelum melaju ke medan perang, niscaya akan seribu kali perang seribu kali menang! Itulah yang dijanjikan Sun Tzu ribuan tahun silam dan diamini ribuan jenderal di sepanjang zaman.

 

Dalam manajemen modern, usulan ini terkait erat dengan Analisa SWOT, di mana di dalamnya tertuang analisa tentang kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Dengan analisa begitu, resiko-resiko pun dapat diendus awal-awal. Ngomong-ngomong, antara kekuatan dan kelemahan, mana yang harus lebih ditingkatkan? Kalau terpaksa memilih, saran saya, tingkatkan kekuatan, bukan memperbaiki kelemahan. Karena kekuatan inilah yang membuat Anda menjadi orang di atas rata-rata dan lebih bahagia. Percaya?

 

Bagaimana caranya yah” know my self and know my enemy” di dalam fengshui atau lebih tepatnya lagi dalam salah satu metafisika cina, ada ilmu yang di sebut bazi ( 8 huruf) yang di konvert dari tahun – bulan-hari dan jam kelahiran dan menghitung posisi planet pada saat kita lahir, krn pada saat kita keluar dari perut ibu itulah kita mendapatkan cosmic energi dari alam semesta… nah cosmic energi ini yang kita hitung untuk mengetahui SWOT kita.. jadi ngak ada salahnya kita tahu SWOT kita untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.

 

salam

March 5, 2014

What is Fengshui (9) ?

Adapun step step yang harus di lalui untuk mempelajari fengshui bisa terbagi menjadi :

 

 

1. Pengertian dan konsep dari fengshui tsb.

2. Teori yang bisa terbagi atas :

a. Teori dasar, fundamental dari fengshui.

b. Teori intermediate, tentang pengertian dan penggunaan dari rumus

c. Teori advance, pengenalan terhadap landform di lapangan.

 

3. Implementation atau aplikasi antara konsep dan rumus di lapangan sesuai dengan keadaan di lapangan .

 

4. Hasil atau output yang kita harapkan dari aplikasi yang sudah kita jalankan.

 

Selama ini banyak sekali masyarakat yang menjadi bingung dan rancu dengan fengshui karena penjelasan yang kurang memadai, dan banyak sekali yang langsung menerangkan teori teori dan langsung praktek,

 

sehingga nantinya output yang terjadi tidak seperti yang diharapkan sehingga nama fengshui menjadi jelek.

 

Karena untuk aplikasi dan implementasinya Pengetahuan yang luas akan fengshui, jam terbang yang tinggi, bimbingan guru yang memadai serta banyaknya kasus yang di hadapi merupakan tantangan dari praktisi fengshui.

March 5, 2014

What is Fengshui (8) ?

Jadi inti sari dalam fengshui adalah mengerti tentang pergerakan planet dan benda ruang angkasa serta energi yang di hasilkannya serta mengerti tentang bumi serta efeknya efeknya, serta mengerti antara penggabungan energi langit dan bumi untuk kebaikan Manusia.

 

karena fengshui dibuat berdasarkan fenomena langit dan bumi untuk manusia. Supaya manusia bisa menikmati atau selaras dengan energy langit dan bumi tsb. Penggabungan langit dan bumi tsb harus di mengerti, di lihat, di rasakan, direnungkan dan di uji coba, karena penggabungan tsb terjadi dalam 6 dimensi bukan 2 dimensi sehingga membutuhkan pengertian yang sangat mendalam.

 

Makanya disebut fengshui adalah ilmu tata ruang untuk mengatur rumah, lingkungan dan sebagainya sehingga manusia sebagai penghuni bumi ini selaras dengan alam.

 

Dalam pengaturan inilah ada metode metode untuk mempelajari fengshui secara sistematika, karena dengan perkembangan jaman sekarang ini, sangat susah sekali untuk mencari murid yang mau mengabdi bertahun tahun seperti jaman dahulu, juga jarang sekali ketemu guru dari lineage lineage tsb yang benar benar mau dan mengerti untuk menurunkan ilmunya , dan ilmu tsb harus di validasi kembali kegunaannya.

 

Sehingga di dalam aplikasi fengshui ada 3 point utama yang harus di ketahui adalah sebagai berikut :

 

1. Landform terbagi menjadi :

a. Landform di bumi di kenal sebagai San He ( terpecah menjadi

bermacam ilmu)

b. Landform di langit di kenal sebagai San Yuan (terpecah menjad

i bermacan ilmu)

 

2. Formula yang sering disebut sebagai Li Qi juga disebut dengan aliran

kompas yang mendasari semuanya berdasarkan perhitungan dan rumus

, juga terbagi menjadi :

a. Formula bumi

b. Formula langit

 

3. Divination ( Penafsiran ) , yang merupakan penafsiran dari gabungan bumi dan langit serta arti dari gabungan tsb serta korelasinya terhadap manusia, penafsiran ini sering disebut sebagai ramalan, di dalam fengshui ramalan ini berdasarkan data yang ada, sementara ramalan juga bisa berdasarkan sixth sense tanpa data yang ada yang sering di lakukan oleh para paranormal.

Keadaan inilah yang membuat fengshui menjadi rancu antara klenik/mistik atau ilmu pengetahuan. Karena Peramalan di dalam fengshui adalah berdasarkan inputan data, sementara Ramalan yang di lakukan dengan menggunakan indera ke 6, tanpa menggunakan inputan data.

 

Dari ke 3 point utama tsblah para praktisi bekerja untuk mendesign suatu rumah, pabrik, mall ataupun kota. Tapi sayangnya saat ini banyak sekali yang hanya menggunakan formula saja, dan langsung penafsiran tanpa mempertimbangkan factor lingkungan ( landform) tsb, sehingga hasil akhirnya kadang kadang meleset jauh dari yang di harapkan………bersambung……………

March 5, 2014

What is Fengshui (7) ?

Zhang shu (book of burial – buku kuburan ) adalah buku pertama tentang fengshui yang di tulis oleh Gue poh pada tahun 274 Masehi. Kira kira pada jaman Sam Kok atau satu jaman dengan Zhu Ge Liang – Kong beng yang sangat terkenal tersebut.( saya akan tulis dalam tulisan yang lain ttg sejarah fengshui)

 

sebelumnya fengshui di kenal dengan nama “ Kan Yu” dan di mulai sejak 4000 SM – 2500 SM tapi pada masa Dinasti Chin tahun 250 SM, semua buku fengshui di bakar dan di musnahkan oleh kaisar karena kaisar tidak mau ada orang yang mempelajari dan menyaingi kedudukannya..

 

Dari tahun 250 SM s/d 250 M fengshui di ajarkan secara lisan dan buku pertama yang ada dalam catatan sejarah adalah buku Zhang shu, buku ini hanya terdiri beberapa kalimat saja yang merupakan inti sari pengetahuan, buat peminat serius bisa email saya untuk mendapatkan versi bahasa China dan englishnya.

 

Dari buku zhang shu inilah kemudian setiap praktisi atau lineage mencoba untuk menguraikan rahasia dari tulisan tsb dan kemudian berkembang menjadi ilmu ilmu yang saya sebutkan terdahulu sehingga masing masing lineage mempunyai pengertian yang berbeda yang harus di validasi terlebih dahulu