March 8, 2014

Aplikasi ilmu Fengshui dalam membentuk karakteristik anak sedini mungkin

Aplikasi ilmu Fengshui dalam membentuk karakteristik anak sedini mungkin

 

 Kelahiran buah hati adalah suatu Anugrah yang tak ternilai. Tetapi tidak semua anak yang lahir mempunyai kondisi seperti yang diharapkan para orang tua. Ada anak yang terlahir normal dengan organ tubuh yang lengkap tetapi ada juga yang lahir dengan beberapa kekurangan, baik fisik maupun mental.

Mengapa hal tersebut dapat terjadi ? Faktor apa saja yang menyebabkan anak terlahir cacat ? Apakah ada yang salah dari masa kehamilan ? Adakah ini kesalahan yang dilakukan orang tua di masa lalu, sehingga harus ditanggung anak saat dilahirkan ? dll

Walaupun semua itu diyakini sudah menjadi takdir, tetapi pertanyaan di atas pasti timbul di benak orang tua dengan anak yang terlahir cacat. Untuk mengupas lebih jauh lagi tentang masalah tersebut, Penulis yang juga adalah Konsultan Fengshui ingin mengajak pembaca untuk berkenalan lebih dekat lagi, apa sebenarnya Fengshui & apakah bisa digunakan untuk membentuk karakter anak, yang pastinya adalah generasi penerus cita2 orang tuanya.

Secara umum manusia mempunyai tubuh fisik dan tubuh mental yang kita kenal juga sebagai tubuh jasmani dan rohani atau  lahir dan bathin. Pertumbuhan bayi selama  kehamilan sangat ditentukan oleh kondisi  fisik dan mental dari ibu yang hamil. Pada waktu kelahiran terjadi, selain bayi yang dilahirkan membawa  DNA dari orang tua, juga membawa DNA energi cosmis , di mana DNA energi cosmis dan DNA dari orang tua akan bersinergi untuk menentukan sifat-sifat dari bayi yang akan dilahirkan serta “Peta Nasib” dari bayi tersebut.

Dalam tulisan ini, Penulis akan menerangkan secara singkat tentang  tubuh fisik dan tubuh mental dari manusia serta pengaruh cosmic energi terhadap bayi yang lahir.

Seorang Ibu yang hamil harus mempunyai tubuh fisik yang sehat dan stamina yang  prima. Jika kesehatan dan stamina dari ibu yang hamil tidak prima atau berpenyakitan, secara umum kita bisa mengambil kesimpulan bahwa bayi yang dikandung akan mempunyai stamina yang jelek  juga.

Selain stamina yang prima, kesehatan mentalpun sangat perlu dijaga selama masa kehamilan. Banyak dari kita yang lalai untuk menjaga kesehatan mental ini, stress, marah, rasa khawatir ,ketakutan, iri dengki  dll adalah  gangguan mental yang harus diminimalkan dari awal, karena  kesehatan mental mempengaruhi secara significant sekali selama masa kehamilan. Kesehatan mental yang harus kita maksimalkan selama masa kehamilan adalah rasa damai, bahagia, penuh sukacita, nyaman,  dll.

Berdasarkan ilmu Fengshui , hubungan antara badan fisik dan badan mental manusia sangat erat sekali, di mana semua organ tubuh  manusia terhubung dengan badan mental, sebagai contoh : Hati berhubungan dengan rasa stress atau rasa damai, Jantung berhubungan dengan rasa bahagia atau emosi , Lambung dan limpa berhubungan dengan khawatir dan rasa keadilan dan keterbukaan, Paru-paru berhubungan dengan depresi dan kehormatan, Ginjal berhubungan dengan keberanian dan kekuatan  serta ketakutan.

Simbol Yin-Yang yinyang

Prinsip YIN YANG yang mendasari ilmu Fengshui pun berlaku untuk semua organ tubuh kita, di mana setiap organ tubuh kita bisa menghasilkan energi positif dan juga energi negatif.tergantung dari perilaku kita dalam  menjalani hidup ini secara positif atau negatif.

Tindakan fisik yang berlebihan tidak hanya merusak fisik  tapi juga akan  merusak badan mental, demikian juga sebaliknya kerusakan badan mental akan berakibat juga kerusakan badan fisik, sebagai contoh minum alcohol secara berlebihan akan merusak fungsi hati sehingga akan menimbulkan stress yang berlebihan pada badan mental. Tekanan  kerja yang berlebihan akan menimbulkan stress yang pada  akhirnya juga akan merusak fungsi hati

Pengaruh positf  maupun negatif yang terjadi di badan fisik dan badan mental pada ibu hamil  akan berpengaruh  sangat besar sekali terhadap perkembangan janin  dalam kandungan ibu.  Hal tsb akan menjadi nyata pada waktu kelahiran ;   apapun pengaruh yang terjadi selama 9 bulan 10 hari dalam kandungan ibu akan terpetakan  pada bayi yang  dilahirkan. Itulah salah satu penyebab anak yang  lahir CACAT dan bermasalah dan juga sebagai penentu dari karakter dan peta nasib anak tersebut di kemudian hari.

Untuk meminimalkan resiko bayi lahir cacat, selama masa kehamilan hendaknya orang tua memberikan pondasi yang  sangat kuat untuk calon  buah hatinya. Pondasi kokoh tersebut  dalam ilmu Fengshui dikenal sebagai “ Internal QI atau Pre-natal Qi atau inner energi ”.

Mengapa harus membangun ‘Pondasi yang Kokoh’ ? Hal tsb dianalogikan jika kita ingin membuat bangunan tinggi, maka pondasi yang dibuat  harus kuat dan tertanam dalam, sehingga bangunan tsb akan kokoh. Jika pondasi yang dibuat tidak kokoh dan tidak dalam maka banguna yang tinggi tidak akan berdiri dengan kuat & kokoh.

Dimana pengaruh energi kosmis dalam hal ini?

Dalam ilmu Fengshui dikenal dengan prinsip “trilogi” atau langit – bumi dan manusia, di mana manusia terjepit di antara langit dan bumi. Mempelajari ilmu Fengshui berarti juga mempelajari tentang ilmu lingkungan, ilmu astronomi, ilmu fisika, kimia, sosial budaya dan lain lain.  Dalam ilmu astronomi seperti yang  kita ketahui bahwa bumi kita berputar mengelilingi matahari selama 360 hari, begitu juga bulan mengelilingi bumi selama 30 hari dan planet-planet lainpun berputar mengelilingi matahari dengan waktu waktu  yang berbeda. Perputaran planet planet mengelilingi matahari akan menciptakan juga keseimbangan di bumi kita ini. Dalam hukum fisika, setiap pergerakan dari planet-planet tsb akan menciptakan gaya gaya yang berlainan thd bumi, gaya gaya dan pengaruh dari bintang dan planet planet tsb, otomatis akan juga berpengaruh thd manusia dan lingkungan di bumi ini, seperti contoh pada waktu bulan purnama, air laut akan pasang, pada waktu bulan mati, air  laut akan surut. Gaya-gaya yang terjadi itu juga berpengaruh thd manusia, karena 70% tubuh manusia terdiri dari cairan, dan bumi kitapun 2/3 nya terdiri dari lautan-cairan, otomatis pengaruh bulan purnama akan besar sekali pengaruhnya thd manusia. Apalagi pengaruh dari planet -planet yang lain.
003

Pengaruh energi kosmis berdasarkan gerakan planet, bintang dan bulan  yang mengitari bumi dan lokasi di mana tempat bayi tsb dilahirkan akan memberikan dampak yang luar biasa untuk bayi tersebut. Bayi yang lahir di  kota Cirebon  pada waktu yang sama akan  sangat berbeda sekali dengan bayi yang lahir pada waktu yang sama  di kota  Jakarta , Singapore, NewYork & kota lainnya. Itu karena pengaruh letak geografis dan lingkungan dari setiap kota dan keluarga yang berbeda beda, begitu juga pergerakan planet.  Walaupun waktu yang sama tapi dari sudut yang berlainan di kota yang berlainan pula akan mempunyai  interaksi yang berbeda thd bayi tsb.  Hal-hal yang demikianlah yang dihitung berdasarkan ilmu Fengshui untuk menentukan karakter dari sifat anak dan peta perjalanan nasib dari anak tsb.

Dengan prinsip Trilogi : Langit – Manusia – Bumi, karakter manusia akan dipengaruhi oleh  pergerakan langit dan bumi,  juga dari DNA manusia itu sendiri. Jadi akan terjadi interaksi antara DNA bayi yang dilahirkan dan energi kosmis yang terbentuk dari luar angkasa dan lingkungan di mana bayi tsb dilahirkan, sehingga akan terbentuk karakter dan peta  nasib bayi tsb. Di sinilah manusia mempunyai freewill – ” kehendak bebas” untuk  bisa berusaha dan berikhtiar dalam menentukan masa depannya dengan  membentuk diri pribadi  untuk menjadi manusia masa depan yang sukses dan mempunyai potensi diri yang dibentuk sejak dalam kandungan sampai akhir hayatnya.

Jadi, kita sebagai orang tua, seyogyanya memulai perencanaan sebelum kehamilan dan selama masa kehamilan untuk memberikan yang terbaik buat putra putri kita. Dengan demikian berarti kita bisa mempersiapkan Inner Qi ataupun inner energy buat anak kita yang merupakan “pondasi dasar energi “. Pondasi energi yang kokoh tersebut diharapkan akan mengurangi  kemungkinan timbulnya dampak  negatif pada anak saat dilahirkan (cacat fisik maupun cacat mental), yang berarti pula orang tua dapat mempersiapkan masa depan anak sebagai generasi penerusnya, lebih maksimal lagi.